Senin, 28 November 2016

RPP PERKEMBANGAN TEORI ASAM BASA



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama Sekolah             :
Mata Pelajaran             : Kimia
Kelas/Semester            : XI MIA/Dua 
Materi pokok               : Asam Basa
Sub Materi                   : Perkembangan Konsep Asam Basa
Alokasi Waktu             : 2 x 45 menit (2 x pertemuan)

  A.     Kompetensi Inti
KI 1            : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2            : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli   (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif, dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3            : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4            : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

B.     Kompetensi Dasar dan Indikator
1.1         Menyadari adanya keteraturan dari sifat hidrokarbon, termokimia, laju reaksi, kesetimbangan kimia, larutan dan koloid sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.

Indikator :
1.1.1   Berdo’a sebelum dan sesudah pelajaran

2.1         Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin,  jujur, objektif, terbuka,  mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.
Indikator:
2.1.1    Menunjukkan sikap kritis, rasa ingin tahu, ulet, bertanggung jawab

3.10       Menganalisis sifat larutan berdasarkan konsep asam basa
Indikator :
3.10.1       Menjelaskan konsep asam basa menurut Arrhenius
3.10.2       Menjelaskan konsep asam basa menurut Bronsted-Lowry
3.10.3       Mengidentifikasi spesi asam basa dari suatu persamaan reaksi asam basa Bronsted-Lowry
3.10.4       Menjelaskan konsep asam basa menurut Lewis
3.10.5       Mengidentifikasi spesi asam basa dari suatu persamaan reaksi asam basa Lewis

C.       Tujuan Pembelajaran
Setelah proses pembelajaran, peserta didik dapat :
1.    Menjelaskan konsep asam basa menurut Arrhenius
2.    Menuliskan reaksi ionisasi asam basa menurut Arrhenius
3.    Menjelaskan konsep asam basa menurut Bronsted-Lowry
4.    Mengidentifikasi spesi asam basa dari suatu reaksi asam basa Bronsted-Lowry
5.    Menjelaskan konsep asam basa menurut Lewis
6.    Mengidentifikasi spesi asam basa dari suatu reaksi asam basa Lewis




D.   Materi Pembelajaran
Perkembangan konsep asam dan basa
-          Konsep asam-basa Arrhenius
a) Asam
      Berdasarkan banyaknya ion hidrogen yang dihasilkan maka larutan asam dapat dibagi menjadi asam monobasis dan asam polibasis
1) Asam monobasis (berbasa satu) adalah asam yang dalam larutan air akan menghasilkan satu ion hidrogen (H+).
Contohnya adalah:
HCl(aq)              ------------>           H+(aq)         +               Cl (aq)
asam klorida                  ion hidrogen                ion klorida

CH3COOH(aq)   ------------->     H+(aq)          +          CH3COO-(aq)
asam asetat                                 ion hidrogen                 ion asetat

2) Asam polibasis (berbasa banyak) adalah asam yang dalam larutan air menghasilkan lebih dari satu ion hidrogen (H+).
Contohnya adalah:
H2SO4(aq)  ---------------> H+(aq)         +      HSO4 (aq)
          asam sulfat           ion hidrogen       ion hidrogensulfat

HSO4(aq)      ---------------->         H+(aq) +        SO4(aq)
     ion hidrogen               sulfat ion       hidrogen ion sulfat
Asam monobasis dan polibasis disebut juga asam monoprotik dan poliprotik. Dalam keadaan sebenarnya, ion hidrogen tidak dapat berdiri bebas. Dalam larutan air, ion hidrogen (H+) akan berikatan secara koordinasi dengan molekul air (H2O) menjadi ion hidronium (H3O+).
H+(aq)+ H2O(l) ----------> H3O+(aq)
\
Dengan demikian, reaksi ionisasi dalam contoh tersebut di atas dituliskan sebagai berikut:
CH3COOH(aq) + H2O(l) ---------------> H3O+(aq) + CH3COO-(aq)
H2SO4(aq) + 2H2O(l)  ---------------> 2H3O+(aq) + SO42- (aq)

-          Konsep asam basa Bronsted-Lowry
`       Teori Arrhenius ternyata hanya berlaku pada larutan dalam air. Teori ini tidak dapat menjelaskan fenomena pada reaksi tanpa pelarut atau dengan pelarut bukan air. Pada tahun 1923, Brönsted – Lowry mengungkapkan bahwa sifat asam – basa ditentukan oleh kemampuan senyawa untuk melepas / menerima proton (H+). Menurut Brönsted – Lowry, asam adalah senyawa yang memberi proton (H+) kepada senyawa lain.

Contoh :
HCl  +  H2O   -->   H3O+  +  Cl-

Sedangkan basa adalah senyawa yang menerima proton (H+) dari senyawa lain.

Contoh :
NH3  +  H2O  --> NH4+  +  OH-

Dalam larutan, asam / basa lemah akan membentuk kesetimbangan dengan pelarutnya. Misalnya HF dalam pelarut air dan NH3 dalam air.


Pasangan a1 – b2 dan a2 – b1 merupakan pasangan asam – basa konjugasi.
Ø    Asam konjugasi : asam yang terbentuk dari basa yang menerima proton
Ø    Basa konjugasi : basa yang terbentuk dari asam yang melepas proton
Teori Brönsted – Lowry memperkenalkan adanya zat yang dapat bersifat asam maupun basa, yang disebut sebagai zatamfoter. Contohnya adalah air. Di dalam larutan basa, air akan bersifat asam dan mengeluarkan ion positif (H3O+). Sedangkan dalam larutan asam, air akan bersifat basa dan mengeluarkan ion negatif (OH-).

-          Konsep asam basa Lewis
Menurut Lewis,

Ø    Asam
        : senyawa yang menerima pasangan elektron senyawa dengan elektron valensi.
Ø    Basa
         : senyawa yang mendonorkan pasangan elektron mempunyai pasangan elektron bebas
Contoh : Reaksi antara NH3 dan BF3

H3N :  +  BF3   --> H3NàBF3

Nitrogen mendonorkan pasangan elektron bebas kepada boron. Pasangan elektron bebas yang
didonorkan ditandai dengan tanda panah antara atom nitrogen dan boron.
Kelebihan teori Lewis ini adalah dapat menjelaskan reaksi penetralan yang dilakukan tanpa air. Misalnya pada reaksi antara Na2O dan SO3. Menurut Arrhenius, reaksi penetralan ini harus dilakukan dalam air.

E. Strategi Pembelajaran :
a.       Pendekatan              : Saintifik
b.      Model                       : Problem Based Learning (PBL)
c.       Metode                    : Tanya jawab, diskusi, dan penugasan
                                                  
F.      Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran
a.      Media  belajar          : Power point
b.      Alat                          : Lembar Diskusi Siswa (LDS)
c.       SumberBelajar         Buku  KIMIA Kurikulum 2013 SMA Kelas XI
  Buku KIMIA sumber lain yang relevan 
                               Internet

G.    Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan
Langkah-langkah PBL
Deskripsi Kegiatan
Alokasi Waktu
Pendahu-luan
Orientasi siswa pada masalah






Mengorgani-sasi siswa dalam belajar

-    Siswa Berdoa
-    Guru mengkondisikan peserta didik untuk siap belajar
Prasyarat: Siswa menyelesaikan persamaan reaksi ionisasi dari  HCl dan NaOH
-   Memotivasi siswa dengan memperlihatkan buah jeruk dan pare
-   Guru menyampaikan tujuan dan manfaat mempelajari  perkembangan konsep asam basa
-   Membentuk kelompok belajar secara heterogen
-    
     Peserta didik menerima informasi kegiatan yang harus dilakukan, yaitu untuk mendiskusikan perkembangan konsep asam basa yang informasinya dibaca pada buku Kimia kelas XI  atau dari internet melalui handphone dengan situs https://hendragurukimia.wordpress.com
20 menit
Kegiatan Inti
Membimbing penyelidikan siswa


Mengembang-kan dan menyajikan hasil karya
-   Mendiskusikan perkembangan konsep asam basa
    Mengidentifikasi spesi asam basa dari suatu reaksi asam- basa Bronsted Lowry dan Lewis melalui diskusi
  

    Mengaplikasikan konsep asam basa ke dalam soal.
  80 menit




Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
-   Diskusi kelas untuk menganalisis hasil  pemecahan masalah dan menyamakan persepsi perkembangan konsep asam basa berikut contoh asam basa menurut Arrhenius, Bronsted Lowry dan Lewis.


20 menit
Penutup
      
-   Siswa dan guru mereview hasil kegiatan pembelajaran
-   Guru bersama siswa menyimpulkan perkembangan konsep asam basa
-   Guru memberikan penghargaan  kepada kelompok yang berkinerja baik
-   Penugasan
15  menit



H.  Penilaian
1.    Jenis/Teknik penilaian
No
Aspek
Teknik
Bentuk Instrumen
1.
Sikap
-    Observasi diskusi kelompok
-   Lembar Observasi
-   Penilaian Diri
-   Penilaian antar Peserta didik
-   Jurnal
2.
Pengetahuan
-    Penugasan
-    Tes Tertulis
-    Soal Penugasan
-    Soal Uraian






2.    Instrumen Penilaian
a.    Instrumen Penilaian Sikap
Indikator: 
      Berdo’a sebelum dan sesudah pelajaran
      Menunjukkan sikap kritis, rasa ingin tahu, ulet, bertanggung jawab
a)      Observasi
No
Nama Siswa

Mengamalkan ajaran agama
Kritis

Rasa ingin tahu
Ulet
Bertanggung jawab
Jumlah Skor
1.
................






2.
................






...















Cara pengisian lembar penilaian sikap adalah dengan memberikan skor pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan terhadap peserta didik selama kegiatan yaitu:.
Skor 1, jika tidak pernah berperilaku dalam kegiatan
Skor 2, jika kadang-kadang berperilaku dalam kegiatan
Skor 3, jika sering berperilaku dalam kegiatan
Skor 4, jika selalu berperilaku dalam kegiatan
Penilaian  sikap untuk setiap peserta didik dapat  menggunakan rumus dan predikat berikut

PREDIKAT
NILAI
Sangat  Baik
(SB)
 80 ≤ AB ≤ 100
Baik (B)
70 ≤ B ≤ 79
Cukup (C)
 60 ≤ C  ≤ 69
Kurang (K)
<60

b)    Penilaian Sikap melalui Penilaian Diri
Penilaian diri dilakukan oleh peserta didik pada setiap selesai mempelajari satu KD atau pada saat telah menyelesaikan tugas tertentu,  

No
Pernyataan
Sudah
Belum
1.
Menjelaskan asam basa menurut Arhenius


2.
Menjelaskan asam basa menurut Bronsted-Lowry


3.
Menjelaskan asam basa menurut Lewis









c)      Antar Peserta Didik
                                                      Penilaian antar Peserta Didik
                     Topik/Sub Topik: Perkembangan konsep asam basa
                     Tanggal Penilaian: ..................................
Nama Teman yang dinilai: ........................
Nama Penilai:............................................
-        Amati perilaku temanmu dengan cermat selamat mengikuti pembelajaran  Kimia
-        Berikan tanda v pada kolom yang disediakan berdasarkan hasil pengamatannu.
-        Serahkan hasil pengamatanmu kepada gurumu
No
Perilaku
Dilakukan/muncul
YA
TIDAK
1.
Mau menerima pendapat teman


2.
Memaksa teman untuk menerima pendapatnya


3.
Memberi solusi terhadap pendapat yang bertentangan


4.
Mau bekerjasama dengan semua teman


5.
Menyontek pekerjaan teman


6.
Mengeluh ketika menyelesaikan tugas individu atau kelompok


7.
Mengumpulkan tugas tepat waktunya



Pengolahan Penilaian:
1.    Perilaku/sikap  pada instrumen di atas ada yang positif (no 1. 2dan 4)  dan ada yang negatif (no 2) Pemberian skor untuk perlaku positif ya= 2, Tidak = 1. Untuk yang negatif  Ya = 1  dan Tidak = 2
2.    Selanjutnya  guru dapat membuat rekapitulasi  hasil penilaian menggunakan format berikut.
No
Nama
Skor Perilaku
Jumlah
Nilai
1
2
3
4
5
1
…….







2








3









JURNAL
Nama Peserta Didik : …………...........................................……...
Kelas                        : ......................................................................
Aspek yang diamati : ………...........................................…………
NO
HARI/TANGGAL
KEJADIAN
KETERANGAN/
TINDAK LANJUT
1.



...




b.    Instrumen Penilaian Pengetahuan
No
Indikator Soal
Soal
Jawaban
Skor
1
Menjelaskan konsep menurut Arrhenius
Jelaskan konsep asam basa menurut Arrhenius!
Asam adalah suatu zat yang bila dilarutkan ke dalam air akan menghasilkan ion hidrogen (H+)
Basa adalah suatu zat yang bila dilarutkan ke dalam air akan menghasilkan ion hidrogen (OH-)
10
2
Menjelaskan konsep menurut Bronsted-Lowry
Jelaskan konsep asam basa menurut Bronsted Lowry!
Asam adalah senyawa yang memberi proton (H+) kepada senyawa lain.
Basa adalah senyawa yang menerima proton (H+) dari senyawa lain.
10
3
Menjelaskan konsep menurut Lewis
Jelaskan konsep asam basa menurut Lewis!
Asam adalah senyawa yang menerima pasangan elektron senyawa dengan elektron valensi.
Basa
 adalah senyawa yang mendonorkan pasangan elektron mempunyai pasangan elektron bebas
10
4
Menuliskan reaksi ionisasi asam basa Arrhenius
Tuliskan reaksi ionisasi dari HCl asam basa menurut definisi Arrhenius ?
    a) HCl(aq) → H+ + Cl-
      b) H2O(l)  → 2H+ + OH-
      c) HCl(aq) + H2O(l)  H3O+(aq) + Cl-(aq)
20
5
Mengidentifikasi spesi asam, basa, asam konjugasi, basa konjugasi dari suatu reaksi asam basa Bronsted-Lowry
Tentukan asam, basa, asam konjugasi, dan  basa konjugasi dari reaksi berikut :
NH3(aq) + H2O(l) → NH4+(aq)  + OH- (aq)
NH3(aq) + H2O(l) → NH4+(aq)  + OH- (aq)
Basa         asam       asam        basa
                           Konjugasi  Konjugasi
20
6
Mengidentifikasi spesi asam basa dari suatu reaksi asam basa Lewis
Tentukan asam dan basa menurut Lewis dari reaksi berikut:
H+ + NH3        NH4+ 
H+   +  NH3        NH4+
Asam   Basa
15

c.       Tes Penugasan
Diskusikan  dengan teman sekelompokmu mengapa noda tinta pada pakaian dapat dibersihkan dengan larutan asam, karat besi lebih mudah dibersihkan dengan larutan asam, dan sayur asam tidak boleh disimpan dalam panic aluminium? Jelaskan dengan konsep asam basa!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar